4 Hal tentang Alun Alun Tugu di #malang102

Yang belum ke Malang, segeralah main ke Malang. Keburu gerbangnya ditutup! Jika masih bingung mau main kemana, tanyakan dulu sama hatimu. Mau mengunjungi tempat yang seperti apa? Karena di Malang, hampir segalanya ada. Mulai dari wisata alam, wisata spiritual, wisata budaya, hingga wisata sejarah. Eh, emang ada ya wisata sejarah di Malang?

Ada dong! Tenang ini bukan soal candi-candi an kok. Karena bukan hanya candi saja yang merupakan wisata sejarah di Malang, hampir ada banyak sekali. Namun untuk belajar sejaah sendiri, pada beberapa kesempatan memang dibutuhkan panduan dari orang yang lebih paham pada bidang sejarah ini.
Pada kesempatan ini, saya cukup berjalan di sekitar lingkungan Alun-Alun Tugu, dan ternyata banyak sekali cerita sejarah sekaligus filosofis. Ditemani pak Akbar, hampir lebih dari satu jam Saya mempelajarinya secara langsung. Berikut adalah hasil pertanyaan Saya soal Alun-Alun tugu:

  • Kenapa di depan kantor walikota Malang ada bundaran?
    Sejak dulu kota Malang merupakan salah satu kota yang memiliki penduduk lumayan banyak, dan situasi lalu lintas lumayan padat. Tidak hanya dari kota Malang saja, namun juga terdapat kunjungan dari kota lain. Bagian kota Malang yang cukup padat salah satu lokasinya ada di sekitar Alun Alun Tugu, sehingga jika situasi lalu lintas ini jika tidak diatasi dengan baik maka akan membuat macet lingkungan sekitar. Adanya bundaran ini ditujukan merupakan salah satu solusi pemecah kemacetan di Kota Malang. Dengan harapannyaย pengguna jalan tidak harus berhenti untuk berganti dari satu jalur ke jalur yang lain.
  • Kenapa kok ada tugu di bundaran depan kantor walikota?
    Tugu di depan kantor walikota Malang, sejatinya dulu tidak ada. Namun setelah usulan dari arek-arek Malang pada masa itu, sebuah tugu dibangunย yang memiliki tujuan menandai perjuangan dan perlawanan masyarakat Malang pada penjajah di Indonesia. Meskipun sempat beberapa waktu dihancurkan, namun tugu ini kembali lagi dibangun, sebagai bukti bahwa semangat arek Malang tidak pernah tumbang oleh halangan yang menghadang.
    Jika sedikit membahasa desain dari tugu ini, ada sedikit filosofi 17-8-19-45 dari bentuknya. Coba saja untuk menghitung dari tangga hingga ujungnya, Untuk membuktikannya ada baiknya kamu mengunjungi alun-alun tugu di Kota Malang.

    Foto kiriman Alvian Burhanuddin (@elfarqy) pada

  • Kenapa jalan di depan stasiun itu dua lajur, sedangkan sisi bagian barat cuma 1 saja?
    Tujuan nya sih tidak lain adalah memuaskan pemandangan pengunjung kota Malang. Bagaimanapun jalur stasiun merupakan salah satu jalur utama untuk menuju kota Malang, Utamanya ketika Anda menggunakan transportasi kereta.Nah, ketika Anda turun di stasiun kota baru maka secara tidak langsung Anda akan disajikan lukisan alam berupa gunung-gunung yang ada di bagian barat kota Malang. Tidak hanya itu, desain dari jalan ini pun sebenarnya saling berhubungan yaitu dengan membentuk segitiga sama kaki. dimana bagian bawah merupakan jalan kertanegara, dan ujungnya ada di bagian jalan..Pun juga bagi yang akan kembali pulang dengan kereta, jangan pernah menatap ke belakang. Karena kamu juga akan melihat pemandangan yang sama indahnya. Emang rela mau ninggal?

    Jalan Kertanegara
    Sisi Jalan kertanegara

  • Jika main ke alun alun tugu, pernahkah kamu perhatikan bangunan sekitarnya?
    Maksudnya adalah bangunan di sisi lingkaran dari alun alun tugu. Bangunan tertinggi pada masa lalu adalah bagian kantor walikota. Tentu saja, sebagai pembukitan bangunan tertinggi di tempati oleh pemerintah tertinggi kota Malang. Seangkatan dengan bangunan ini adalah SMA 1,3,4 di lokasi berlawanan dari bangunan kantor walikota. Bangunan SMA tersebut, dulu sempat di pugar karena memang dianggap lebih tinggi dari bangunan kantor walikota sendiri. Yang dianggap ngelamak oleh pemerintah setempat.

    Jalan Tugu
    Jalan Tugu

Nah, hampir 102 tahun ini kota Malang sudah banyak berubah. Marilah ikut menjaganya dengan caramu sendiri. Bisa dibayangkan Cuma di Alun-Alun saja, saya sudah menemui lumayan banyak cerita sejarah berikut dengan filosofinya. Bagaimana jika seluruh malang kota?

Selamat ulang tahun kota Malang yang ke 102, semoga sejarah tentangmu tak lekang waktu!

 

 

25 Replies to “4 Hal tentang Alun Alun Tugu di #malang102”

  1. sebenernya itu papan nama jalan yg plungker2 itu asyik ya jadi landmark foto2.
    kayak di malioboro itu.
    tapi sayang seringannya ada di samping tiang listrik. kalo ga, papan namanya dobel :))

    1. Iya mbak, beberapa ada yang spacenya lumayan enak kok. Tapi beberapa sisanya itu kalo nggak mepet jalan raya ya sebelah e tong sampah. Melas ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *