Adek Saya Pengen Tahu Sumber Sirah

Saya memarkir sepeda motor yang baru saja Saya selesai gunakan untuk jalan jalan ke sekitar Gondanglegi. Adik kecil Saya tiba tiba menghampiri.

“Dari mana mas?”
“Sumber Sirah dek, dicari ibuk ta?” jawab Saya, sambil membenarkan jagrak motor.
“Enggak mas” Dia berlalu menuju depan televisi, Saya mengikutinya dari belakang. Rencana awalnya adalah istirahat di tempat biasanya kami berdua nonton televisi. Adik duduk disebelah saya meletakkan tas. Dia bertanya lagi.
“Dari mana sih mas?”
“Sumber Sirah”
“Sumber Sirah itu apa mas?”
“Kolam tempat samean bisa main air, seperti di belakangnya masjid itu tapi airnya ngga kotor.”
Mengangguk-ngangguk dan terlihat sedang mencerna kata-kata yang saya gunakan.
“Disana gak ada bebek mas?”
“Nggak ada, samean ga dolan?” mencoba mengalihkan pertanyaan.
“Nggak” Dia berhenti dan kembali sibuk dengan remot tivi.

Main di Malang - Sumber Sirah - Pemandangan Timur
Sumber Sirah – Pemandangan Timur

Main di Malang - Sumber Sirah - Pemandangan sisi Utara
Sumber Sirah – Pemandangan sisi Utara

Main di Malang - Sumber Sirah - Pemandangan dari Sisi Barat
Sumber Sirah – Pemandangan dari Sisi Barat


Percakapan itu tidak akan terjadi ketika dia sudah besar nanti. Ya, karena mungkin pertanyaan yang ia lontarkan akan lebih kompleks. Meliputi bagaimana Saya mengaksesnya, keadaan disana bagaimana, dan lain sebagainya.

Dan sebaik mungkin saya mau menyiapkan jawabnya mulai dari sekarang.

Sumber Sirah terletak di Kecamatan Gondanglegi, Malang. Tepatnya di desa Putukrejo, untuk sampai ke lokasi ini jika Anda memulai dari kota Malang, Anda harus menuju ke terminal Gadang. Lalu menggunakan Angkot berwarna kuning dan menuju ke selatan. Bilang saja sama supirnya untuk turun di Sumber Sirah, Mungkin Anda akan ditarif Rp 5000,- (thn 2016). Begitu sampai di depan gang, Anda bisa meminta bantuan penduduk setempat untuk mengantar menggunakan ojek, tarif yang di usulkan berbeda. Tinggal kecanggihan Anda dalam melakukan lobbying di tempat untuk mendapatkan harga termurah. 😀

Main di Malang - Sumber Sirah - Plang Penyewaan
Sumber Sirah – Plang Penyewaan

Main di Malang - Tiket Sumber Sirah
Tiket Sumber Sirah

Nah! ketika sampai di Sumber Sirah, Anda diharuskan untuk melakukan registrasi untuk masuk di lokasi dengan biaya Rp 1000,-. Jika rencananya Anda membawa kendaraan pribadi, motor dipatok Rp 2000,- sedang untuk mobil sendiri dihargai Rp 5000,-. Jadi, total adalah Rp 3000 – 5000,- untuk sampai kedalam dan menikmati wisata Sumber Sirah. Tiket tersebut tidak termasuk fasilitas kebutuhan Anda didalam yah, misal kebutuhan penyewaan ban, pemanfaatan kamar mandi, dan kebutuhan lainyya diharuskan membayar sendiri. Rata rata juga memiliki kisaran harga antara Rp 2000 – 5000,- rupiah.

Dapat apa disumber sirah?

  • Bisa mandi
  • Bisa selfie underwater
  • Bisa beli sempol
  • Bisa mandang sawah, bagi yang ndak pernah atau jarang mandang

Buat Saya sih, Mandi di sumber sebenarnya merupakan salah satu keasyikan tersendiri. Segarnya itu beda, tidak ada manis-manisnya memang. Barangkali ini lebih baik tidak diterangkan dengan jelas, bukan tidak mau karena memang tidak ada pilihan kata yang tepat untuk menjelaskannya. Ah belum lagi soal pemandangan underwater yang asik.

Main di Malang - Sumber Sirah - Test Jernihnya
Sumber Sirah – Test Jernihnya

Main di Malang - Sumber Sirah - Tanaman Tercabut
Sumber Sirah – Tanaman Tercabut

Anyway, ngomongin soal pemandangan underwater-nya sumber sirah. Saat ini masih terbilang indah, Air jernih, Cahaya matahari yang teduh dan tumbuhan bawah air, sepertinya lengkap sudah. Terlepas dari itu, pada kenyataannya adalah tumbuhan yang ada di sumber ini kurang terawat, sehingga di beberapa bagian banyak tumbuhan yang tercabut. Saya kurang tau penyebab tercabutnya itu karena sebab alami, atau karena campur tangan manusia(menginjak nya, misalkan). Semoga saja segera diadakan konservasi dini, jika memang diperlukan. Sehingga keindahannya akan tetap terjaga sepanjang waktu


Akhir kata, semoga nanti adek kecil Saya bisa menikmati juga apa yang bisa lihat saat ini di sumber sirah. Pun juga jika Anda punya saudara atau keturunan, semoga dia bisa melihatnya nanti lebih baik daripada saat ini. Jangan sampai cuma posting dan foto saja dari tempat itu yang cuma bisa dilihat.

Semangat pagi! Sudah mandi? Kalo belum, main sini gak papa deh 😛

 


#Update via Zakiya Fahira (adik kelas SMA)

Sedikit penjelasan ya.. Kalo tentang rumput tercabut itu bukan karena alami, tapi karena campur tangan manusia, biasanya para pengunjung mencabutnya untuk hiasan di rambut (cek koyok princess ngunu lho mas haha ? ) kadang juga keinjek sama orang yg mau foto underwater..
Kita dari pihak putukrejo Dan pengelola sumber sira sudah memberi peringatan berupa tulisan (dilarang mencabut rumput) , tapi kadang dihiraukan.. semoga kedepannya pengunjung yg datang bisa lebih menjaga kelestarian sumber sira supaya bisa di nikmati hingga anak cucu kita.. 🙂 terimakasiihh 🙂

40 Replies to “Adek Saya Pengen Tahu Sumber Sirah”

  1. Lagi banyak tempat wisata yang begini ya. Aer-aer jernih bisa foto di dalemnya. Gak lupa di upload di sosmed hahaha.

    Di deket2 bandung juga ada. Kota Subang kalau ga salah. Cuma aku beloman tertarik sih… gatau nanti 😀

  2. Mas alfiann.. iku cedek omahkuu.. hehehe
    Sedikit penjelasan ya.. Kalo tentang rumput tercabut itu bukan karena alami, tapi karena campur tangan manusia, biasanya para pengunjung mencabutnya untuk hiasan di rambut (cek koyok princess ngunu lho mas haha 😀 ) kadang juga keinjek sama orang yg mau foto underwater..
    Kita dari pihak putukrejo Dan pengelola sumber sira sudah memberi peringatan berupa tulisan (dilarang mencabut rumput) , tapi kadang dihiraukan.. semoga kedepannya pengunjung yg datang bisa lebih menjaga kelestarian sumber sira supaya bisa di nikmati hingga anak cucu kita.. 🙂 terimakasiihh 🙂

  3. Halo, baru sempat mampir. Ini kapan dibangunnya? Jaman belanda ya? Tapi airnya jernih banget ya. Eh yang di malang swembad (kolam renang) dulu populer sih jaman saya mungkin sampeyan belum lahir waktu itu (hahahasayadahtua) masih ada? Saya ga tau detail lokasinya tapi dulu sering dengar dan hits banget.

  4. Adik kecilmu masih cuek-cuek bebek ya mas sama tempat wisata itu 😀 wkwkk besok kalau gede, semoga baca blogmu ini terus mampir kesana *kalau masih ada*

    Jerniiiiih :3 kesana langsung mandi enak mas 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *