Far! Pernah ke Taman Trunojoyo?

Pernah nggak far?

Taman trunojoyo terletak di jalan trunojoyo, atau tepatnya didepan stasiun Kota Baru. Taman ini terbentang ke utara, panjangnya kurang lebih sama dengan panjang stasiun kota baru. Kurang lebih setahun lalu taman ini mengalami perubahan cukup banyak, mulai dari tatanan hingga suasana. Soalnya gini far, kalau kamu tahu atau pernah main ke taman ini beberapa tahun lalu. Taman ini kurang terawat, yah didalamnya hanya berupa daerah resapan air yang berupa pekarangan. pun dengan sisi sebelah selatan yang kurang terawat. Belum lagi ketika suasana malam tengah menjelang. Jika beruntung kamu akan melihat beberapa penampakan cukup keren di sekitar area ini.

taman trunojoyo

Sebelum ada pembetulan, Saya sering ngopi disini. Yah tempat ini menjadi jujugan karena lokasi strategis dikatakan dekat dengan rumah teman, banyak pilihan, dan buka hingga larut malam, bahkan pagi. Pernah sih ngopi hingga jam 2 pagi, dan bisa dikatakan cukup ramai. Waktu itu, beberapa sepeda masih terlihat diparkir liar di sekitar area warung lesehan pinggir jalan. Posisi warung lesehan ini memutar digaris tepi taman, tapi hanya bagian sisi jalan utama saja. Sedangkan bagian dalam tidak digunakan karena terlalu sepi dan kurang pencahayaan. Mengopi di lesehan (utamanya di sekitar stasiun kota baru) buat saya merupakan hal yang sangat murah, tapi pengamen dan pengasong lainnya lah yang membuat mahal. Bayangkan 1 jam saja bisa 5 pengamen dengan tipe berbeda menyanyikan lagu, untunglah jika kamu ngopi disini bersama banyak teman. Jika berdua saja, lebih baik jangan.
Terlepas dari kenyamanan dan ketidaknyamanan yang ditawarkan, kini semuanya berubah. Warung lesehan itu dibuatkan tempat tersendiri di sebelah sisi taman sebelah selatan. beberapa masih menyediakan lesehan, tapi sebagian lagi sudah menggunakan kursi. Saya kira, pemindahan ini memang cukup membuat suasana agak lega. Jalan yang beberapa waktu lalu sempat terpotong sejak sore, kini lebih terasa lapang. Pun dengan sampah yang sempat tercecer, imbas dari warung kaki lima. Kini tidak ada dipinggir jalan, entah di lokasi tadi. Tapi perasaan saya saja, sejak pemindahan lokasi tersebut, lokasi tak seramai dulu. Ngomong-ngomong saat ini pun teman seperngopian di kota baru sudah berkurang, sibuk dengan alasannya masing-masing, begitu juga dengan saya. Sehingga porsi ngopi di sekitar trunojoyo untuk malam hari terkurangi, tidak seperti di tempat lain. 🙂
pindahan pedagang kaki lima
Taman yang terpisah menjadi 2 bagian ini secara umum terlihat menonjolkan hal yang sama, yaitu permainan bagi anak kecil. dimana jika main pada lokasi ini akan banyak semacam jungkat-jungkit, ayunan, mini playground, dan seluncuran. Tidak hanya itu, mainan air pun juga ada ditempat ini. yaitu berupa air mancur yang terletak di sisi utara taman trunojoyo. tentu saja dilengkapi dengan kamar mandi ala kadarnya untuk membersihkan badan setelah bermain air di pancuran tersebut.
taman bermain
Sembari menunggu anak kecil bermain, bagi yang merasa tidak kecil bisa menunggu atau mengamati dari gazebo atau tempat duduk yang terletak dalam taman itu pula. Tapi Anda tidak diperuntukkan merokok di kawasan ini. jika Anda memang berminat untuk merokok, disediakan ruangan sempit. Untuk Anda menikmati rokok sekaligus asapnya sendirian. gazebo ini terletak pada masing-masing sisi, baik kanan atau kiri. situasi gazebo lebih mirip taman kunang-kunang, dengan atap terbuat dari kain(entah apa namanya).
gazebo
Bangku-bangku dengan aneka ragam pun juga ada, misal bangku untuk jomblo, bangku panjang dan beberapa bangku pacaran. Bangku jomblo bentuknya segi empat, hanya cukup untuk sendirian. bangku pacaran, agak panjang cukup untuk berdua atau bertiga(syarat dan ketentuan berlaku) :).
Selain dari gazebo, pemandangan yang buat saya baru adalah tentang perpustakaan mini. Saya katakan mini karena belum sebanyak perpustakaan pusat, atau perbandingan ini memang agak timpang. Jelasnya adalah ruang baca ini lumayan asik, namun bagi saya pada tempat ini kurang beberapa hal yaitu:
– perawatan, beberapa buku masih kelihatan kurang tertata rapi ataupun jatuh di sela antara lemari dan kaca. Sehingga meskipun dari kejauhan kelihatan baik, tetapi begitu kita mendekat akan tampak dibalik kaca buku buku bacaan jatuh di sela-sela lemari dan kaca.
– Tempat listrik, barangkali ini sebenarnya merupakan bagian penting saya kira. Okelah tanpa wifi, tapi kadang colokan merupakan salah satu faktor pendukung utama untuk nongkrong sembarii menghabiskan buku buku tadi.
Secara keseluruhan asik sih ditempat ini, terhitung sejuk, teduh, tapi jangan kesini malam hari. Karena kalau tidak salah ruangannya tersedia sampai sore hari. Belum lagi kalau malam lebih terasa, enggg.. singup.
Jika kamu kebetulan main ke kota malang dan ingin mendapat foto kenang-kenangan, spot foto asik ada di 3 singa besar dan tentu saja di depan stasiun kota baru. Juga jangan lupa sampah nya dikondisikan yah, kalau sedang jalan-jalan. O iya, far-nya kok ilang yah di akhir-akhir tulisan. 🙂

sudut taman trunojoyo
smoking area

 

4 Replies to “Far! Pernah ke Taman Trunojoyo?”

  1. Panggilan “Far” itu maksudnya apa sih, Mas? :haha.
    Saya bersyukur nih dengan kehadiran taman ini, soalnya bisa jadi tempat menghabiskan waktu kalau sedang menunggu kereta, atau menunggu teman yang menjemput sekalian makan-makan. Bahkan saking seringnya kemari, saya mulai punya warung favorit :haha. Bagus pokoknya, mudah-mudahan kebersihannya selalu terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *