Hotel Zam Zam, Antara Filosofi dan Adaptasi

Hotel Zam – zam, begitu mendengar nama tersebut dalam pikiran saya tergambar bahwa akan ada tampilan hotel dengan suasana arab yang kental, mbak mbak bercadar berikut dengan dekorasi pohon kurma di tiap sudutnya. Namun, pikiran ini kemudian secara perlahan berganti ketika saya sampai di Hotelnya langsung. Terang saja sangat berbeda, dengan apa yang saya bayangkan. Hilanglah mimpi saya mau nonton mbak mbak penari berwajah arab. eh.

_DSC0086

Namun saya tidak jadi kecewa, karena memang saya saja salah paham. Disampaikan oleh pak asep, selaku divisi e-commerce. Penamaan zam zam ini mengambil nilai filosofis dari air zam zam, yang menyegarkan, selalu jernih dan tidak pernah habis manfaatnya pada penduduk sekitar. Sehingga, berangkat dari filosofis ini, banyak sekali hal yang dilakukan hotel zam zam tidak hanya untuk pelanggannya, namun juga untuk masyarakat sekitar. Misalkan saja, dengan adanya paket untuk city tour, dimana pelanggan bisa melakukan touring ke beberapa titik kota batu untuk menikmati keindahan alam, penyelenggaraannya melibatkan rekanan dari pihak masyarakat sekitar. Tidak hanya itu bekerja sama dalam urusan duniawiyah, dalam perkara ibadah pun hotel ini tidak mau kalah. Dalam lokasi hotel terdapat masjid yang digunakan sebagai tempat ibadah bersama oleh pihak hotel, masyarakat sekitar, serta tamu hotelnya.

_DSC0128
Lalu apakah tamu tidak terganggu dengan hal seperti ini? Kebanyakan malah senang dengan adanya masjid dalam lokasi hotel kok. Tidak perlu ribet mencari tempat ibadah jauh jauh, cukup dalam lingkungan hotel sendiri. Untuk yang tinggal di lantai atas, tinggal pencet lift. Untuk yang di lantai dasar, buka pintu jalan beberapa langkah dan kemudian sampai di masjid. Cukup mudah, bahkan ketika disana kemarin hujan, saya tidak sampai kehujanan untuk ke masjidnya.

Ngomong ngomong soal bagian atas bawah, jadi terdapat 3 lantai dalam hotel ini. Bagian atas, merupakan panderman resto dan bromo room. Masing masing memiliki fungsi berbeda, yakni panderman resto digunakan untuk restoran. Sedangkan Bromo room, merupakan hall yang biasa digunakan untuk meeting, acara pertemuan maupun merayakan pesta pernikahan. Keduanya memiliki view langsung pemandangan pegunungan panderman, dan juga suasana pegunungan panderman. Sejuk sejuk dingin!

_DSC0112
_DSC0108

Dan biar nggak dingin, langsung saja turun ke bawah menuju ke kolam renang. Berjemur! Boleh juga sih kalau mau renang, disediakan untuk dewasa dan anak anak. Kedalaman kolam renang, untuk yang dewasa bisa sampai 2 Meter, sedang untuk anak anak kedalamannya ada 50 cm dan 30cm. Kalau saya sih, mending renang pas siang kalau suatu saat kesini lagi. Item, item dah! Lha gimana dinginnya, itu kurang bisa ditolerir, meskipun. saya. orang. malang.

Oh ya, karena ini hotel haruskah menanyakan soal kamarnya?
Kalo saya sendiri sih, begitu menyentuh kasur di kamar rasanya pengen segera ndlosor (jatuh :ind) dikasur. Empuk, dan bikin ndak pengen bangun. Selimut tebal. Hawa dingin. Sepertinya sudah hampir lengkap! Banyak sekali pilihannya, dan tentu saja bisa di cek pada berbagai travel agent kesayangan. Soalnya menurut pak asep, beliau hampir sudah menjalin kerjasama dengan 29 travel agent online.

Psst.. ada beberapa penawaran khusus yang bakal di launching untuk bulan ramadhan loh. Infonya bisa di cek langsung via @zamzamhotel_batu!

_DSC0084
_DSC0078
_DSC0071

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *