Nongkrong di Slasar, Kenapa Enggak?

Waktu terus berlalu, perubahan banyak terjadi. Termasuk adanya tempat nongkrong privat di fakultas Saya. Tempat nongkrong ini belakangan ada kurang lebih setelah 2 tahun masa perkuliahan. Saya menyebutnya “Slasar“, terserah yang lain mau menamainya TTS (taman tengah saintek), taman saintek, taman lantai satu atau apalah. Buat saya namanya Slasar, sudah. Kengototan ini barangkali merupakan penganugrahan sekaligus untuk mengenang desainer tempat ini, yaitu teman-teman Teknik Arsitektur.  Tidak mudah barangkali, melakukan permodelan taman sedemikian rupa sehingga menciptakan nuansa yang enak. Hal ini karena, lha wong tidak ada tempat nongkrong lagi di kampus tercinta ini kecuali masjid. 🙂

slasar
Suasana di slasar

Taman ini saya kategorikan sebagai tempat privat, hal ini didasari letaknya berada di tengah gedung fakultas. Dimana kebanyakan pengaksesnya merupakan mahasiswa fakultas saja, atau jika ada orang asing maka adalah siswa magang atau mahasiswa lain kampus pengguna fasilitas (kebanyakan mahasiswa biologi). Untuk masuk ke lokasi ini, kamu harus bersepatu dan menggunakan baju berkerah. Kecuali di waktu tertentu, misal Jum’at siang. Jika tidak, ada kemungkinan kamu akan diingatkan oleh pihak keamanan fakultas. Cuma saran Saya jangan pernah kaget kalau suatu saat kamu main kesini dan menemukan mahasiswa nongkrong di tempat ini dengan gaya:

  • Menggunakan jaket dalam model apapun, dan ternyata berkaos.
  • Menggunakan sandal gunung, beberapa kadang ada sandal jepit.
  • Ada juga beberapa pake celana kurang asik dipandang, berlubang lubang.

Itu jangan ditiru, beberapa oknum mahasiswa teknik emang sering tidak mengindahkan peraturan. Alhamdulilah, saya sendiri termasuk bagian oknum! 😀

slasar
Kantin tempat pesen makanan di slasar

Selain bisa nongkrong, di Slasar kamu juga bisa pesan makanan ala-ala mahasiswa. Mulai dari mie soto, mie goreng, mie kari, dan beberapa varian mie instan yang biasa dijumpai di warung-warung. Selain makan, kamu juga bisa pesan minum. Untuk minumannya, kamu bisa pesen kopi tubruk, teh, air mineral botolan, kopi sachetan. Vanilla latte, mocachino juga ada, dalam bentuk kopi sachetan. Cukupkan ya? Jika kamu menghendaki snack macem cokolatos, nabati juga ada kok. Yah namanya jajanan mahasiswa, ga usah mahal-mahal gitu.

Saya sering nongkrong disini hal ini karena kenal sama ibuk-nya dan lokasinya dekat.(situasi saat ini masih urus administrasi ujian sidang). Jadi, kadang ada beberapa pesenan custom. Jajanan dari luar pun juga sering dibawa untuk dihabiskan di tempat ini, macem somay, sempol, rujak. Selain itu, tidak mencuci piring adalah bagian cukup menjanjikan ketika makan-makan sesuatu dilokasi ini. hehe..

Ya sudah, kalaupun kamu main ke kampus Saya di jalan gajayana no.50, jangan lupa mampir sini yah! kali aja kebetulan saya sedang main ke kampus juga, kan bisa kopdar.
Kalau di kampus kamu sering nongkrong dimana?

8 Replies to “Nongkrong di Slasar, Kenapa Enggak?”

  1. OKNUM! Huahahaha dikampus juga anak teknik pada begitu, tapi kadang ada yang rapihan sih pake sepatu gunung sama kemeja. Duh cucok ingin ku gandeng rasanya wkwk.

    Kalau dikampus aku gak suka nongkrong……. anaknya langsung pulang gitu ngerjain tugas.

    Boong deng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *