Pantai Watu Leter, Secara Umum Begini Gak Sih?

Sebelumnya, saya sempat mengira Pantai watu leter ini merupakan salah satu gugusan pantai batu bengkung. Secara bentuk batu pada pantai di batu bengkung, atau pantai di sebelah batu bengkung memiliki kesamaan dengan bentuk batu di pantai ini. Kenyataannya pantai watu leter berbeda dengan batu bengkung, meskipun sama sama memiliki batu di pantainya.

Jalur untuk mencapai pantai ini merupakan satu kesatuan dengan beberapa pantai lainnya, misalkan saja sendiki atau batu bengkung. Namun, yang membedakan adalah jalur akses ke lokasi pantai dari jalur lintas selatan. Untuk pantai watu leter sendiri ada 2 jalur, yakni lewat jalur gua cina dan langsung menuju watu leter. Dibanding yang Langsung menuju lokasi, jalur gua cina merupakan jalur yang lebih mudah. Terlebih lagi ketika sedang musim hujan. Hal ini berdasarkan apa yang saya alami ketika berangkat lewat jalur langsung dan pulang lewat jalur gua cina. Jalur awal lumayan curam, ditambah kondisi jalan yg masih berupa tanah. Sednagkan untuk jalur gua cina, sudah jauh lebih baik.

Begitu sampai, saya membayar retribusi pengelolaan pantai. Untuk sepeda motor, dan 2 penumpang dikenai 15rb rupiah. Sedang untuk mobil, lebih mahal. Karena saya lewat jalur langsung ke lokasi, maka retribusibini dibayarkan di lokasi parkir. Untuk jalur gua cina, bisa jadi di tempat lain. Selain itu ditempat ini pun diperbolehkan untuk mendirikan tenda dan menginap, tentunya dengan membayar retribusi di tempat yang sama. Tenda pun disediakan di lokasi ini, namun dengan harga sewa yg sedikit berbeda ketika membawa dari rumah. Saya sendiri belum menyewa karena memang tidak menginap di lokasi pantai.

Pantai-watu-leter-karcis-masuk
Loket Karcis
pantai-watu-leter-warung
salah satu warung disana

Pukul 10 siang saya baru beranjak ke pantai, dari lokasi parkir. Tentu saja, panass membakar. Memilih berteduh dibawah gubuk yang sediakan bisa jadi pilihan, yah setidaknya tidak membuat kulit terbakar. Haha.. Adapun bagi yang ingin renang, tidak di perbolehkan yah. Ombaknya lumayan keras, seperti kebanyakan pantai di sebelahnya.

Kalo menurut saya sendiri sih, di pantai ini bakal asik untuk menikmati fajar atau senja. Bagian sisi pantai tidak dibatasi Oleh karang, sehingga pemandangan akan lebih luas. Dan jika mungkin seneng foto dengan tema landscape, bisa jadi pilihan. Dibanding pantai di sebelahnya.

Pantai ini terhitung sepi pengunjung, dibanding gua cina. Bagaimanapun, ketika saya parkir terhitung sepeda tidak mencapai 10 buah. Sedangkan di gua cina, sampai bus pun ada. Warna air yang biru, serta pantai yang masih beraih pun bisa dinikmati di pantai ini. Namun, saya tidak sepenuhnya menikmati. Karena seperti yang saya jelaskan tadi, saya berteduh.

Terima kasih, dan terima kejutan.

pantai-watu-leter-landscape
Pantainya model gini
pantai-watu-leter-landscape-pantai-biru
pantai di sisi yang lain
pantai-watu-leter-pulau-karang
Pulau karang di pulau

4 Replies to “Pantai Watu Leter, Secara Umum Begini Gak Sih?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *