Randomizm: Gegara Minim Posting dan Kebanyakan Stalking

Baiklah, Jadi tulisan ini diawali dengan sebuah kebingungan saya tentang beberapa tulisan tidak sederhana yang berseliweran di Tumblr, Twitter ataupun di Feedly. Bukan tidak baik, tulisan tersebut justru rata-rata sangat baik. Bahkan bila boleh diibaratkan dengan tulisan saya, posisi seluruh tulisan di blog ini masih pada bagian pengantar-ya baiklah karena postingnya masih dikatakan ‘hanya’-dan tulisan mereka sudah ada di bagian tengah bahkan hampir bibiliography. Sibuknya sudah tentang mbahas bagaimana tulisan memberikan nilai pada pembaca, tapi saya sendiri masih sibuk bagaimana menyampaikan pemikiran agar pembaca memahaminya. Bukan bermaksud komparasi, barangkali memang ada masa tersendiri dimana tiap orang kemudian menemukan diri dalam tulisannya. Pernyataan ini muncul setelah beberapa kali saya melakukan stalking hingga puluhan bahkan ratusan post, dari tulisan belum baik hingga saat ini. Dan memang seluruh proses tersebut tidak diselesaikan dalam satu malam ketekunan, saya kira kemudian butuh waktu tidak terhingga. Tujuan utamanya tetap yaitu bisa menulis ‘kita’ dan ‘kami’ dalam konteks yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *