Spiritual Trip: Dari Malang Hingga Madura

Kemudian Saya menamakannya “Spiritual Trip”, tidak lain biar lebih enak dibaca oleh teman main. Atau setidaknya nama lain dari ziarah kubur dan ziarah makam dalam bahasa asing, dengan perkiraan jika pilihannya jatuh pada dua nama tadi dikiranya ada ke-klenik-an dalam diri saya. Terlepas dari judul apapun itu, intinya adalah tulisan ini tentang kunjungan pada makam ulama di sekitaran Jawa Timur. Pengalaman ini nyatanya adalah hal lama, namun menjadi hal baru dalam tulisan di blog.

 

Perjalanan kali ini saya bersama rombongan pasar waqiah, komunitas penghobi, peng-istiqomah, pencinta bacaan surat al-waqiah dalam Al-Quran. Komunitas ini sudah lama ada, dan merupakan sarana temu kembali alumni pondok pesantren An Nur Almurtadlo. Spiritual Trip ini sebenarnya juga merupakan kegiatan rutin yang diadakan tiap sabtu wage, dengan destinasi yang berubah-ubah namun tetap berada di wilayah Jawa Timur. Anda bisa menemukan secara lengkap informasi nya di fanpage Facebook An Nur Al Murtadlo.

Makam K.H Anwar Nur menjadi destinasi awal dalam perjalanan. Beliau adalah pendiri pondok pesantren An Nur, yang dalam perkembangannya telah mencetak banyak alumni dalam berbagai bidang. By the way, cerita lengkap tentang beliau tidak akan diceritakan pada bagian ini. Anda bisa membeli majalah tombo Ati, atau datang ke Koperasi Cak Mus dalam lingkungan An Nur Almurtadlo untuk membeli Biografinya. Kompleks Maqom K.H Anwar Nur berada di lingkungan An Nur 1 (belakang sekolah Madrasah Tsanawiyah An Nur). Dalam kompleks makam selain terdapat makam beliau, juga terdapat beberapa makam keluarga. Jika Anda berkenan untuk masuk, Tidak dipungut biaya untuk melakukan aktifitas ziarah. Adapun jam buka wilayah makam hingga pukul 10 malam, meskipun Anda bisa melakukan perijinan jika ingin mengunjungi lebih dari jam tersebut.

An Nur Almurtadlo
An Nur Almurtadlo, berawal disini

Kunjungan diakhiri pukul 15.00 dan kami sampai pukul 18.30 di kompleks makam Mertua Sunan Ampel, terletak di wilayah kembang kuning (kalo ndak salah) Surabaya. Euforia Aremania dan The Jack mania, menahan kami berjalan lebih normal. Macet? Bukan, hanya laju bus kami sedikit tertahan. Tidak begitu banyak yang dapat saya ketahui pada areal ini, mengingat baru kali ini saya kesini. Kalau dibanding dengan lokasi kerabat sunan Ampel yang lain, misalkan mbah bungkul, kompleks wilayah makam ini terbilang cukup lengang. Jam tangan Saya menunjukan pukul 11, sudah lumayan malam. Surabaya masih sumuk, ketika saya tiba di kompleks makam sunan ampel. Tidak ada perbedaan dari terakhir kali kesini, kurang lebih setahun lalu. Kecuali penambahan tempat baru diatas kali, sisanya masih sama. Pentolnya, orang jualan dan tentu dengan keriuhan pengunjung. Barangkali yang berbeda adalah bacaan dalam aktifitas Spiritual trip ini, Kami membaca Al-waqiah.  

Masjid Mbah kyai Kholil Bangkalan

Tujuan terakhir adalah makam Mbah Kyai Kholil, Madura. Saya berada di pulau ini terakhir kali ketika berumur 5 tahun. Yah, waktu yang lama. Lewat Jembatan SuraMadu pun juga baru sekali ini, ah katrok banget. Ada beberapa hal yang menciptakan keheranan:

  1. Masjidnya bagus, karena Saya kira ini cuma kunjungan masjid saja. Nyatanya hal yang agak berbeda saya temukan dalam kompleks makam, yaitu makam berada dalam masjid.
  2. Madura sepertinya lebih dingin dari surabaya pada jam 2 malam. Ini gegara perasaan kedinginan pas ada di kompleks makam atau gimana yah?
  3. Gunakan bahasa madura dengan baik, barangkali dapat harga lebih murah dari penjual sekitar kompleks makam.

Dengan riang gembira dan lelah mendera perjalanan satu malam ini selesai. Buat saya perjalan sudah berakhir di Mbah Kyai Kholil, Karena ketika saya tersadar kembali, Posisi bus sudah berjalan kencang di Purwosari. Saya posisikan kembali sandaran saya pada kaca bus, dingin. Oh ya, nggak usah tanya sedingin apa kalau ndak pengen ngasih sandaran. Akhir kata, ngomong-ngomong kapan yang mbaca ngajakin spiritual trip juga?

One Reply to “Spiritual Trip: Dari Malang Hingga Madura”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *